Social Icons

Tampilkan postingan dengan label Karya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya. Tampilkan semua postingan

KPMDB Wilayah Yogyakarta Menampilkan Tari Wira Pertiwi

Yogyakarta - Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) Wilayah Yogyakarta Menampilkan Tari Wira Pertiwi dalam Gelar Budaya Jateng 2015 yang diselengarakan pada tanggal 11 -12 April 2015 di XT Square Yogyakarta.

Acara ini merupakan hajatan besar dari Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Jawa tengah (IKPM Jateng) dalam Rangka memperingati hari jadi IKPM Jateng yang ke-4. 

Icha, pada saat memainkan Tari Wira Pertiwi (Doc. KPMDB Jogja)

Tak main main KPMDB Yogyakarta menampilkan tari Wira Pertiwi asal Jawa Tengah, dimaksukan untuk mengangkat kembali tarian Jawa Tengah ke masyarakat luar. KPMDB Wilayah Yogyakarta selain menunjukan eksistensi organisasi dalam melestarikan budaya daerah juga disisi lain sebagai

PENDATAAN ANGGOTA KPMDB WILAYAH (s.d 29 JUNI 2014)


Salam Pelajar dan Mahasiswa !

Diberitahukan kepada semua teman-teman Wilayah baik pengurus maupun anggota (anggota baru/lama), untuk segera mengumpulkan database dengan format :

Nama lengkap :
Nama panggilan :
Tempat, tanggal lahir :
Jenis kelamin :
Golongan darah :
Agama :
Alamat :
Nomor telephone :
Email :
Perguruan Tinggi :
Jurusan :
Jabatan di KPMDB :
Hobi / minat :
Skill :
Motto hidup :
Pass Photo (format JPG/GIF/PNG)


Batabase sifatnya WAJIB untuk semua anggota selambat-lambatnya tanggal 29 JUNI 2014 
dalam bentuk word document.

Selanjutnya, untuk teman-teman yang berminat membuat KTA segera hubungi Koordinator Wilayah.
Dengan berbagai kebijakan, maka untuk pembuatan KTA dikenakan biaya Rp. 5.000 untuk setiap nama.
Pengumpulan database dan pemesanan KTA melalui :

Brebes-Tegal-Slawi : Akmal 087837171610
Cirebon : Agus 085797401926
Purwokerto : Fikri 089679577870
Pekalongan : Inay 085742226963
Yogyakarta : Sukma 089647568892
Surakarta : Ragil 085867633605
Semarang : Rizal 085747483831
Kediri : Khisbullah 085741772202
Jakarta : Zendra 085742239349
Bandung : Iqbal 085642600507
Bogor : Bayti 085770163835

Terimakasih
Ttd
Ketua Umum Kpmdb Pusat

Sumber: KPMDB Pusat

~medinfokom kpmdb jogja 1314~

PUISI: Kau Pengurusku [Oleh Burhan]

Satu karya, sebuah puisi dari Burhan, salah satu Pengurus KPMDB Yogyakarta Periode 2013/2014 yang telah menjadi Pengurus Demisioner KPMDB Yogyakarta sejak Periode 2014/2015.



Kau pengurusku..

Pendidikan singa untuk para domba


foto: Burhanz Rastafara
Oleh: Burhan

Semua kita tau siapa itu singa dan siapa itu domba, dan kita juga sangat tau domba adalah salah satu santapan singa namun domba tidak doyan daging singa.

Tapi pernahkah anda bayangkan bila rimba mengadakan sebuah pendidikan dan yang menjadi guru adalah singa lalu muridnya adalah domba, kira-kira apa yang akan diajarkan oleh singa kepada para domba? Apa mungkin singa akan mengajarkan kepada para domba tentang strategi agar domba dapat menghindari buruan sang singa? Atau bahkan singa akan mengajarkan domba agar para domba dapat menjadi singa? Terlintas bila kita memikirkan semua itu dalam logika kita sebagai manusia jelas tidak mungkin. Bila singa mengajarkan materi semacam itu kepada domba maka jelaslah disini singa akan sangat dirugikan, karena bila singa mengajarkan hal semacam itu kepada domba, maka singa harus rela mati kelaparan nantinya atau juga singa akan turun pangkat dari gelar raja rimbanya.

Akan tetapi

Merenunglah Tubuhku!


Oleh: Burhanis, 29 Maret 2014

Dalam sebuah kehidupan terkadang kita harus mundur beberapa langkah untuk mendobrak pintu yang terkadang keras dan berat untuk terbuka, akan tetapi kitapun lupa akan berfikir ada apa dibalik pintu yang begitu keras itu, keindahan kah? atau malah sebuah kengerian yang mungkin membuat kita kembali menutup dan menguncinya dengan rapat pintu itu. 

Manusia dapat dianggap sebagai seongkoh daging yang tersusun rapi oleh susunan tulang yang berbentuk tengkorak, namun terselip sebuah qolbu dan alam pikiran untuk dapat peka terhadap sebuah keadaan, lalu berfikir dalam sebuah keadaan dan bergerak untuk sebuah perubahan. 

Dalam sebuah ilmu kelirumologi yang ditulis

Ora Kalah Karo Cah PGSD

Draft

~ medinfokom kpmdbjogja 1314 ~ 29042014 19:38

Tegar Meraih Mimpi-Mimpiku, Terima Kasih Ibu



Terima Kasih Ibu,
Kerja Keras, Doa, dan Harapan-Harapanmu Membuatku Tegar Meraih Mimpi-Mimpiku

Oleh : Cucu Ratnasih (pend. Fisika-uny)




Perkenalkan, namaku Cucu Ratnasih, aku adalah anak keempat dari lima bersaudara. Ayahku bernama Tarmidi (alm), dan ibuku bernama Saodah. Kakak pertamaku bernama Jari, kemudian kakak kedua dan  ketiga adalah perempuan bernama Eni dan Lili, sedangkan adikku laki-laki bernama Cacang Suryana. Keluarga kami tinggal di Dusun Mayag Kecamatan Losari dan masuk wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Daerah yang kawasannya sebagian besar adalah lahan pertanian dan jauh dari hiruk piruk kota. Daerah yang tanpa adanya turun hujan tidak ada air untuk irigasi, karena memang daerah kami termasuk gersang dan panas.
Kisah ini berawal setelah

Brebes Berhias, juga Bergaya

 18 Januari 2014 menjadi hari yang spesial untuk kabupaten Brebes. Hari di mana ada banyak harapan yang ingin diraih oleh Kabupaten Brebes untuk meningkatkan derajat kesejahteraan rakyatnya. Itulah di mana hari lahir Kabupaten Brebes yang telah berlalu selama 336 Tahun yang lalu.

Berhias, menjadi sandangan dari nama Brebes, di mana pada harapannya Brebes menjadi Kabupaten yang bersih, hijau, indah, aman dan sehat. Dikutip dari PanturaNews, bahwasanya Bupati Brebes, Hj. Idza Priyatin, SE berpendapat bahwa Brebes bukan hanya berhias, namun juga punya gaya agar mampu mencapai tujuan.
"kalau hanya berhias saja tapi tidak bergaya, sama halnya diam di tempat" Kata Bupati Brebes, kepada PanturaNews, 18 Januari 2014 lalu.

Menurutnya

Berita cuaca - gombloh

Ingat lagu ini? lagu yang ya... menurutku menceritakan alam (khususnya Indonesia) yang dulu tenteram, dengan kesuburan tanah, namun saat ini banyak kerusakan yang terjadi di alam.

Lestari alamku lestari desaku
Dimana Tuhanku menitipkan aku
Nyanyi bocah-bocah di kala purnama
Nyanyikan pujaan untuk nusa

Damai saudaraku suburlah bumiku
Kuingat ibuku dongengkan cerita
Kisah tentang jaya nusantara lama
Tentram kartaraharja di sana

Mengapa tanahku rawan ini
Bukit bukit telanjang berdiri
Pohon dan rumput enggan bersemi kembali
Burung-burung pun malu bernyanyi

Kuingin bukitku hijau kembali
Semenung pun tak sabar menanti
Doa kan kuucapkan hari demi hari
Kapankah hati ini kapan lagi

Memang susah untuk mengembalikan semuanya seperti dulu, kepadatan penduduk dan kebutuhan masyarakat memaksa untuk mengurangi lahan tanaman, dan berubah menjadi lahan bangunan.

~ A_B ~

Teruntuk Bunda Tercinta



                Ibunda cayank,, apa kabarnya dikau disana ???
Dalam jauhnya perantauan ananda ini, ananda selalu merindukan bunda, selalu mengkhawatirkan kesehatan bunda yang kian hari tubuh bunda kian terkikis oleh usia dan lelahnya pekerjaan bunda. Kini bunda terlihat renta dengan banyaknya guratan kelelahan pada raut wajah bunda, juga banyaknya uban yang membuat rambut bunda kini berubah menjadi putih. Panasnya mentari pun membuat bunda kini semakin cepat merasa lelah dalam beraktivitas. Tapi, sungguh demi putra-putri tercinta bunda lakukan itu semua dengan ikhlas dan tanpa balas kasihan. Demi sesuap nasi untuk kami, bunda rela berjalan kaki atau pun mengayuh sepeda kiloan meter untuk bekerja di ladang atau sawah orang. Bunda,, ananda tak kan lupakan semua perjuangan bunda untuk ananda, kakak dan adik. Sungguh,, bunda adalah sosok yang paling menginspirasi dan memberi motivasi pada diri ananda, setelah Allah dan Rasul-Nya. Kau membuat ananda bangun di kala terjatuh, tersenyum di kala kesedihan menimpa, tetap semangat di kala rasa putus asa menyelimuti,
                Duhai ibu,,,

Kau ini bagaimana atau aku harus bagaimana

Oleh: Gus Mus

Kau ini bagaimana..
Kau bilang aku merdeka kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berfikir Aku berfikir kau tuduh aku kafir
Aku harus bagaimana…
Kau suruh aku bergeraklah Aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah
Aku diam saja kau waspadai

Kau ini bagaimana...
Kau suruh aku memegang prinsip
Aku memegang prinsip Kau tuduh aku kaku
Kau suruh aku toleran Aku toleran kau bilang aku plin-plan

Aku harus bagaimana…
Kau suruh aku maju Aku maju kau serimpung kakiku
Kau suruh aku bekerja Aku bekerja kau ganggu aku

Kau ini bagaimana...
Kau suruh aku taqwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
Kau suruh aku mengikutimu Langkahmu tak jelas arahnya
Aku harus bagaimana..

Aku kau suruh menghormati hukum, Kebijaksanaanmu menyepelekannya
Aku kau suruh berdisiplin, Kau mencontohkan yang lain
Kau ini bagaimana...

Kau bilang Tuhan sangat dekat
Kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara setiap saat
Kau bilang kau suka damai, Kau ajak aku setiap hari bertikai

Aku harus bagaimana...
Aku kau suruh membangun, Aku membangun kau merusakkannya
Aku kau suruh menabung, Aku menabung kau menghabiskannya
Kau ini bagaimana...

Kau suruh aku menggarap sawah, Sawahku kau tanami rumah-rumah
Kau bilang aku harus punya rumah, Aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah

Aku harus bagaimana...
Aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
Aku kau suruh bertanggungjawab, kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bis Showab

Kau ini bagaimana..
Aku kau suruh jujur, Aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar, Aku sabar kau injak tengkukku

Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, Sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku, Aku sapa saja kau merasa terganggu

Kau ini bagaimana..
Kau bilang bicaralah, Aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara, Aku bungkam kau tuduh aku apatis
Aku harus bagaimana...

Kau bilang kritiklah, Aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya
Aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja

Kau ini bagaimana..
Aku bilang terserah kau, Kau tak mau
Aku bilang terserah kita, Kau tak suka
Aku bilang terserah aku, Kau memakiku
Kau ini bagaimana, Atau aku harus bagaimana...

Seragam KPMDB Jogja Oleh DEPBUM-KPMDB

Seragam menjadi identitas setiap kelompok/organisasi sekaligus sebagai formalitas di dalamnya. KPMDB Jogja periode 2013/2014 juga sudah membuat seragam gelombang pertama yang telah di distribusikan kepada pengurus dan sebagian anggotanya sebelum Penerimaan Anggota Baru awal Oktober lalu.
Selanjutnya, gelombang kedua sudah dibuka untuk selanjutnya ditindaklanjuti. Berikut Informasi lebih lanjut mengenai pemesanan seragam KPMDB Jogja ;)


Departemen Badan Usaha Milik KPMDB Yogyakarta (DEPBUM KPMDB) present:


Desain sekaligus model seragam kpmdb jogja pembuatan 2013

Seragam PDL KPMDB Yogyakarta(pre order only) designed by bumbastis cloth
Harga : IDR

Bocah Wuda Umbelen


Ndeleng dalan sing nggragal.
Ndeleng sekolah sing delat maning pan ruwag.
Ndeleng jembatan sing delat maning pan ambrol.
Ndeleng comberan sing bebel warnane ireng.
Kayong saiki wis laka sing kena disawang.
Kayong saiki ws laka sing kena di kalap.
Kayong saiki ws laka sing kena di banggakena.
Apa wong duwur saiki ws pada picek,
Apa wong duwur saiki ws pada blerengen matane.
Apa wong duwur saiki ws pada serab.
Mending pada nonton wong wuda.
Mending pada nonton wongedan mangan runtah.
Mending pada nonton tukang becak ngeden lagi nggenjot.
Luwih mending maning nonton bocah cilik wuda umbelen.

Sudut Ruang Jogja 10 Oktober 2013
Burhan, Mahasiswa yang ga mau disebut kampusnya


PUISI: AKU


Aku adalah sebuah puisi karya Chairil Anwar, karya ini mungkin adalah karyanya yang paling terkenal dan juga salah satu puisi paling terkemuka dari Angkatan '45. Aku memiliki tema pemberontakan dari segala bentuk penindasan. Penulisnya ingin "hidup seribu tahun lagi", namun ia menyadari keterbatasan usianya, dan kalau ajalnya tiba, ia tidak ingin seorangpun untuk meratapinya.

PUISI: AKU

Kalau sampai waktuku
 

KPMDB Jogja