Telah terselenggara (16/04) agenda bulanan Departemen Kerohanian yaitu Yassinan/Tahlilan yang merupakan salah satu program kerjanya. Satu persatu anggota Kpmdb Jogja berdatangan untuk menghadiri acara Departemen Kerohanian. Waktupun terus berjalan dan mereka berlalu dengan berbincang-bincang sembari mengisi blanko Database Keanggotaan yang telah disediakan oleh sekretaris KPMDB Jogja. Hal itu dilakukan untuk mengisi waktu luang menunggu kawan-kawan lainnya yang belum datang.
Di mulai pada pukul 20.00 - 21.00 WIB di Sekretariat Kpmdb Jogja SEMENTARA Jl. Semangu GK I No.11 Gedongkuning KOta Gede Yogyakarta. Lebih dari 15 orangmenghadiri acara tersebut. Suasana spiritual yang hangat telah menyelimuti kebersamaan Kpmdb Jogja malam itu.
Diskusi Rutin
Kepada Yang Terhormat
Warga KPMDB Jogja
Di sekitar Wilayah Jogja
Mohon kehadiran kawan - kawan dalam diskusi rutin yang akan digelar pada:
Ahad, 29 Maret 2009
Pukul 15.30 - 17.30 WIB
Depan Lapangan Grha Sabha Pramana UGM
Harap diperhatikan info ini dan bangun kesadaran generasi muda yang lebih punya "taste...!!!"
"Talk less do more...!!!"
Agenda Deplitbang
Salam hormat KPMDB Jogja...
Sekarang Deplitbang mengadakan diskusi rutin dengan tema bebas tapi sopan tanpa mengandung SARA.
Topik - topik pilihan:
1. Seputar Brebes
2. Resensi dan Profil
3. Sastra
4. Anekdok, Humor dan Polemik
5. Pendidikan
6. Seni dan Budaya
7. Olahraga
8. Ekonomi
9. Tekominfo
Kawan - kawan bisa menunjukan karya - karyanya (karya tulis) untuk didiskusikan bersama KPMDB Jogja. Kami tunggu karya Anda.
Sekarang Deplitbang mengadakan diskusi rutin dengan tema bebas tapi sopan tanpa mengandung SARA.
Topik - topik pilihan:
1. Seputar Brebes
2. Resensi dan Profil
3. Sastra
4. Anekdok, Humor dan Polemik
5. Pendidikan
6. Seni dan Budaya
7. Olahraga
8. Ekonomi
9. Tekominfo
Kawan - kawan bisa menunjukan karya - karyanya (karya tulis) untuk didiskusikan bersama KPMDB Jogja. Kami tunggu karya Anda.
Membaca: Anak Memilih Dunia ‘Enjoy’
Seorang Profesor dari Harvard University, Howard Garned menyebutkan salah satu tipe kecerdasan anak yang disebut tipe Linguistic Intellegence. Anak yang termasuk dalam tipe ini memiliki kecenderungan gemar membaca dan lebih cepat hafal dibandingkan dengan anak-anak lain.
Pernyataan Profesor diatas merupakan hal yang cukup signifikan pada aktivitas seorang anak yang tengah mengalami suatu proses pengembangan karakter dan tentunya pada persoalan tingkat kegemaran membaca. Pertanyaannya adalah bagaimana untuk menciptakan anak tipe seperti ini?Ada beberapa cara untuk menciptakan anak tipe seperti ini, diantaranya lewat metode cerita atau dongeng dan pendampingan belajar. Di dalam prosesnya diusahakan anak-anak merasakan dunianya sendiri. Dunia yang penuh dengan permainan dan imajinatif. Anak akan memilih dunianya sendiri untuk mengembangkan bakat dan menggali kecerdasannya. Dunia enjoy adalah dunia yang senantiasa dilakoni seorang anak, sebab dengan ini anak bisa merasakan bebas berkreasi dan tidak terbebani.
Menggali kecerdasan anak lewat metode bercerita atau mendongeng
Untuk memupuk bakat dan kecenderungan anak seperti ini, para ahli menyarankan bahwa orang tua perlu membacakan cerita setiap malam menjelang tidur baginya. Cerita dapat bertemakan apa saja, misalkan petualangan, kepahlawanan, keteladanan, imajinasi bebas dan lain-lain. Cerita tersebut pada akhirnya akan membangun imajinasi anak, menanamkan nilai-nilai dan etika baginya, bahkan menanamkan empati, yang pada akhirnya akan membentuk kepribadian pada diri anak.
Pendampingan belajar bagi anak yang continue diluar sekolah
Bagaimanapun juga, masa kanak-kanak adalah masa bermain dan masa hayalan. Bukan hanya orang tua saja yang harus membacakan cerita atau dongeng setiap malam menjelang tidurnya. Namun lebih cenderung pada permasalahan keinginan seorang Anak Memilih Dunia ‘Enjoy’. Disana perlu adanya sebuah komunitas yang mengkonsentrasikan diri dalam peningkatan kecerdasan anak dan mampu menampung anak-anak untuk menumbuhkan kecerdasan anak dengan melalui berbagai kegiatan, salah satunya adalah kegiatan yang bertemakan pendidikan anak. Selain itu juga perlu adanya dukungan oleh semua pihak yang peduli dan ikut memiliki tanggung jawab terhadap kemajuan kecerdasan anak.
Semua anak pasti menginginkan dunianya yang penuh senang-senang. Tak ada beban, apalagi tekanan. Mereka akan membentuk kepribadian sesuai proses yang dijalaninya masing-masing.
Tuangkan dalam diri anak untuk gemar membaca, seperti dua cara yang telah disinggung diatas. Kecenderungan untuk membaca akan lahir ketika seorang anak telah terbiasa dengan kegiatan-kegiatan yang berbau pendidikan. Cara penyampaian yang sesuai dengan karakter anak. Dunia yang tepat bagi anak. Merasakan enjoy dalam berinteraksi. Lepas dari persoalan bentuk kegiatan, anak akan cenderung untuk memilih buku bacaan yang menarik dan ringan, seperti buku cerita atau dengeng.
Munharis: Mahasiswa yang sibuk dengan ketidakjelasan
Langganan:
Postingan (Atom)