Social Icons

Gunung Slamet meletus kecil sebanyak 450 kali (11/03)

Hari ini, Gunung Slamet meletus kecil sebanyak 450 kali

 foto istimewa sindonews
Sindonews.com - Pasca naiknya status Gunung Slamet dari Normal menjadi Waspada, hingga kini aktivitas gunung tertinggi di Jawa Tengah itu masih tercatat di pos pengamatan.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pos Gambuhan Pemalang, hari ini Gunung Slamet mengalami 450 kali letusan dengan skala kecil dari puncak gunung. Kendati demikian Pos Gambuhan Pemalang tidak dapat memantau ketinggian embusan asap hari ini.

"Kami tidak bisa memantau embusan asap karena Gunung Slamet tertutup kabut. Hingga kini, wilayah Pemalang juga diguyur hujan, meski gerimis," tutur Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Slamet, Sukedi, kepada SINDOnews.com, Selasa (11/4/2014).

Sementara itu,

2014, Brebes Jadi Tempat Kejuaraan Catur Tingkat Povinsi Jateng

BREBESNEWS.CO – Berdasar Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Porvinsi Jawa Tengah, Brebes di tunjuk menjadi tuan rumah kejuaraan olah raga catur tingkat provinsi Jawa Tengah 2014.

joni caturHal ini merujuk pada edaran SK Pengprov nomor 008/SK. Pengprov/1/2014, dengan bunyi penetapan Pengkab Percasi (Pengurus Kabupaten Persatuan Catur Seluruh Indonosia) Brebes sebagai pelaksana Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Musyawarah Provinsi (Musyawarh Provinsi) Percasi.

Sesuai jadwal, pelaksanaan kejuaraan catur tingkat provinsi dilaksanakan 14 Juni hingga 19 Juni 2014. Sedang untuk Musyawarah Procinsi Percasi tingkat Pengurus Percasi Jawa Tengah dilaksanakan tertanggal 15 Juni, di aula sekertariat DPRD Brebes.

“Untuk tempat pelaksanaan kejuaraan, yakni di Islamik Center dan Aula MTsN Model Brebes, jalan Yos Sudarso, Pasarbatang setelah 8 panitia survai dari Jawa Tengah, menyurvai tempat, antaranya UMUS (Universitas Muhadi Setiabudi), GOR Brebes,” ujar Jhoni Murahman, ketua Percasi Brebes kepada BREBESNEWS.CO, Senin (10/3).

Jhoni, yang juga sebagai karyawan PNS di dinas Peternakan kabupaten Brebes, mengatakan lomba kejuaraan di kategorikan pada 2 lomba, yakni untuk kelas senior, dengan atlet catur ber-usia 19 tahun ke atas, dan klasifikasi kategori junior yakni, Kelas A,B,C,D,E,F,G dengan usia kategori dari usia 6 tahun hingga batas usia 18 tahun.

Sementara ketentuan lomba, yakni
 

KPMDB Jogja