Oleh: Gus Mus
Kau ini bagaimana..
Kau bilang aku merdeka kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berfikir Aku berfikir kau tuduh aku kafir
Aku harus bagaimana…
Kau suruh aku bergeraklah Aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah
Aku diam saja kau waspadai
Kau ini bagaimana...
Kau suruh aku memegang prinsip
Aku memegang prinsip Kau tuduh aku kaku
Kau suruh aku toleran Aku toleran kau bilang aku plin-plan
Aku harus bagaimana…
Kau suruh aku maju Aku maju kau serimpung kakiku
Kau suruh aku bekerja Aku bekerja kau ganggu aku
Kau ini bagaimana...
Kau suruh aku taqwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
Kau suruh aku mengikutimu Langkahmu tak jelas arahnya
Aku harus bagaimana..
Aku kau suruh menghormati hukum, Kebijaksanaanmu menyepelekannya
Aku kau suruh berdisiplin, Kau mencontohkan yang lain
Kau ini bagaimana...
Kau bilang Tuhan sangat dekat
Kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara setiap saat
Kau bilang kau suka damai, Kau ajak aku setiap hari bertikai
Aku harus bagaimana...
Aku kau suruh membangun, Aku membangun kau merusakkannya
Aku kau suruh menabung, Aku menabung kau menghabiskannya
Kau ini bagaimana...
Kau suruh aku menggarap sawah, Sawahku kau tanami rumah-rumah
Kau bilang aku harus punya rumah, Aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah
Aku harus bagaimana...
Aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
Aku kau suruh bertanggungjawab, kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bis Showab
Kau ini bagaimana..
Aku kau suruh jujur, Aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar, Aku sabar kau injak tengkukku
Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, Sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku, Aku sapa saja kau merasa terganggu
Kau ini bagaimana..
Kau bilang bicaralah, Aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara, Aku bungkam kau tuduh aku apatis
Aku harus bagaimana...
Kau bilang kritiklah, Aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya
Aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja
Kau ini bagaimana..
Aku bilang terserah kau, Kau tak mau
Aku bilang terserah kita, Kau tak suka
Aku bilang terserah aku, Kau memakiku
Kau ini bagaimana, Atau aku harus bagaimana...
Pemkab Brebes Raih Muri Baca Yasin
Metrotvnews.com, Brebes: Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Brebes, Jawa Tengah mencatatkan dirinya meraih penghargaan dari
Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah memecahkan rekor membaca
surat Yasin serentak terbanyak, Jumat (8/11) petang.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh pewakilan yayasan MURI, Aryani Siregar, kepada Bupati Bebes Hj. idza Priyanti, seusai acara berlangsung.
"Pengharagaan MURI ini kami berikan karena berdasarkan catatan yang kami lakukan kegiatan pembacaan Yasin secara serentak ini diikuti lebih dari 25.000 orang. Jumlah ini melebihi target yang diharapkan, yakni 20.000 orang," ujar Aryani.
Laporan dari: Supardji Rasban & ditor: Edwin Tirani dari metrotvnews tanggal 8 November 2013 pukul 23:11
~medinfokom kpmdbjogja - 131113-08:52~
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh pewakilan yayasan MURI, Aryani Siregar, kepada Bupati Bebes Hj. idza Priyanti, seusai acara berlangsung.
"Pengharagaan MURI ini kami berikan karena berdasarkan catatan yang kami lakukan kegiatan pembacaan Yasin secara serentak ini diikuti lebih dari 25.000 orang. Jumlah ini melebihi target yang diharapkan, yakni 20.000 orang," ujar Aryani.
Laporan dari: Supardji Rasban & ditor: Edwin Tirani dari metrotvnews tanggal 8 November 2013 pukul 23:11
~medinfokom kpmdbjogja - 131113-08:52~
Islam dan Sains Teknologi adalah Rahmat
KOLAK#5: Dunia semakin maju dan berkembang dengan ilmu dan teknologi. Begitu pesatnya teknologi saat ini. Namun, dari pesatnya teknologi yang berkembang umat Islam juga tidak ketinggalan untuk semakin menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan syariat yang sudah ada sebelumnya, tanpa menginkari apa yang sudah disyariatkan. ;) Selamat Hari Jum'at Kliwon, 8 November 2013 :) Kolak berikut berisi tentang Islam dan Teknologi. Monggo...
Oleh : Paimun A. Karim
Bidang Informasi dan Komunikasi JIC
Bidang Informasi dan Komunikasi JIC
Ilmu dan teknologi adalah instrument yang penting untuk membangun orang-orang yang beradab. Dengan ilmu yang dimiliki, Allah akan mengangkat derajat seorang muslim. Ilmu dan tingkat kecerdasan manusia juga akan sangat menentukan tingkat ekonomi seseorang.
Ilmu dan iman adalah ibarat saudara kembar, tidak bisa dipisahkan sehingga dimanapun dilakukan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka iman harus senantiasa mengikuti. Terlebih lagi agama diturunkan tidak hanya untuk urusan akherat belaka, tetapi juga untuk mengatur urusan manusia di dunia guna meraih akherat.
Hal ini dibuktikan dengan
70 Rumah Rusak di Brebes Dihantam Puting Beliung
Metrotvnews.com, Brebes: Sedikitnya 70 rumah warga
di Desa Wanacala, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah rusak
berat dan ringan akibat dihantam angin putingbeliun, Selasa (5/11)
petang.
Tidak hanya itu, puluhan pohon juga tumbang dan beberapa menimpa rumah. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Keterangan yang dihimpun dari lokasi kejadian, angin ribut itu datang bersamaan dengan hujan deras serta petir. "Tiba-tiba angin menyapu bangunan rumah di sini, didahului suara gemuruh," ujar wajid, 47, salah seorang yang rumahnya termasuk rusak berat.
Kerusakan umumnya pada genting yang porakporanda serta bagian pagar yang roboh.
Laporan dari: Supardji Rasban & Editor: Edwin Tirani dikutip dari metrotvnews tanggal 6 November 2013
~medinfokom kpmdbjogja - 131113-08:50~
Tidak hanya itu, puluhan pohon juga tumbang dan beberapa menimpa rumah. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Keterangan yang dihimpun dari lokasi kejadian, angin ribut itu datang bersamaan dengan hujan deras serta petir. "Tiba-tiba angin menyapu bangunan rumah di sini, didahului suara gemuruh," ujar wajid, 47, salah seorang yang rumahnya termasuk rusak berat.
Kerusakan umumnya pada genting yang porakporanda serta bagian pagar yang roboh.
Laporan dari: Supardji Rasban & Editor: Edwin Tirani dikutip dari metrotvnews tanggal 6 November 2013
~medinfokom kpmdbjogja - 131113-08:50~
Langganan:
Postingan (Atom)