Kegiatan penutup di bulan Juni 2013, menjadi momen yang
menarik dan menyenangkan dimana beberapa pengurus, anggota dan DPA KPMDB Jogja mengikuti
olahraga sepakbola berupa Futsal. Kegiatan Futsal yang diadakan di Jogja Futsal
Land dimaksudkan untuk
BBM Naik, Harga Telor Asin Naik Dekati 3000 Rupiah Per-butir
dipicu kenaikan harga bahan telor dan gaji pekerja
Nurdin, perajin sekaligus penjual telor asin sekitar pasar Induk
Brebes mengatakan, memang pada awal BBM naik kenaikan telor asin tidak
begitu signifikan, yakni dari 2500 rupiah menjadi 2600 rupiah. Namun
kini sudah berharga sekitar 2800 rupiah.
” kenaikan BBM jelas berimbas pada harga produk unggulan kabupaten
Brebes ini, yakni telor asin. Kenaikan berkisar 20 Prosen, atau yang
biasanya 2500 rupiah per butir kini harganya 2800 rupiah per butir,”
tutur Nurdin kepada BREBESNEWS.CO sabtu (28/6).
Menurutnya kenaikan di picu dengan kenaikan bahan mentah telor asin
atau telor bebek, juga bahan bakar serta bahan penunjang yanga lainnya.
Harga telor bebek mentah yang biasanya hanya 2000 rupiah kini sudah 2200
rupiah per- butir telor.
Hal sama juga dikatakan Wahyu pedagang telor yang berada di alun-alun
Brebes. Menurut Wahyu, kenaikan telora asin yang di jualnya kini
berkisar 2900 rupiah. kenaikan harga telor asin jelas di picu dengan
adanya kenaikan harga BBM.
“Dari perajin telor asinnya saja sudah mahal sekikitar 2500 rupiah,
jadi sebagai penjual saya hanya mengambil untung sekitar 200 hingga 400
rupiah per-telornya,” ungkap Wahyu.
Sementara berdasarkan pantauan BREBESNEWS.CO ke beberapa sentra
perajin telor asin, harga telor asin disamping bahan baku telor sudah
naik, pekerja juga meminta upah yang diterima juga minta kenaikan.
(Afif.A)
dikutip dari brebes.co 29 Juni 2013
BLSM di Brebes Tidak Tepat Sasaran
Minggu (30/6/2013), ratusan ribu warga miskin di Brebes mendatangi Kantor Pos yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes. Kantor Pos Besar Brebes adalah salah satu di antaranya. Pada hari pertama pembagian BLSM kemarin, ribuan warga miskin mulai mengantre di depan Kantor Pos ini. Antrean itu memanjang hingga ke trotoar Jalan Raya Pantura.
Demi mendapatkan uang kompensasi kenaikan harga BBM sebesar Rp 300 ribu, mereka rela mengantre sejak subuh hingga siang. Tidak sedikit orangtua yang membawa bayi di tengah kerumunan warga lainnya yang berdesakan.
Para perima BLSM mengaku senang karena uang Rp 300 ribu yang diterimanya bisa digunakan untuk membeli beras.
Namun tampaknya pencairan BLSM di Brebes ini tidak tepat sasaran. Mereka yang tergolong mampu ternyata ikut antre BLSM. Banyak warga yang mengantre sambil memegang telepon genggam dan tidak sedikit yang mengenakan perhiasan emas. Bahkan, di areal parkir, puluhan sepeda motor milik penerima BLSM datang secara silih berganti ke tempat parkir.
Terkait warga mampu yang ikut mengantre BLSM, Satgas Pencairan Kantor Pos Besar Brebes mengatakan hanya melaksanakan pencairan dana kompensasi BBM tersebut sesuai daftar yang diterima.
Di Kabupaten Brebes, terdapat 166.567 keluarga yang dikategorikan miskin. Itu merupakan angka tertinggi di Jawa Tengah bagi penerima BLSM. Namun, melihat fakta di lapangan, pembagian BLSM diduga salah sasaran. Karena itu sebaiknya Kabupaten Brebes memperbaiki atau memutakhirkan data penerima BLSM. Bisa jadi, masih banyak warga miskin yang mestinya berhak tapi justru tidak mendapatkan BLSM karena tidak terdata. (Dk/Mut)
Musyawarah Wilayah KPMDB Jogja
Musyawarah Wilayah (Muswil) Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) Wilayah Yogyakarta atau yang biasa disebut KPMDB Jogja merupakan kegiatan musyawarah yang dilaksanakan oleh KPMDB Jogja dan merupakan musyawarah tertinggi dalam Organisasi KPMDB Jogja. Muswil dilaksanakan setiap tahun dan menjadi agenda tahunan. Dalam kegiatan Muswil KPMDB Jogja dibagi menjadi beberapa acara, yaitu Studium General, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Kepengurusan Sebelumnya dan Sidang Pleno.
Langganan:
Postingan (Atom)
